Pengalaman yang Patut Dikenang

photoPengalaman bersama teman-teman dalam berpetualang sekaligus studi lapangan sangat luar biasa, bahkan merupakan sesuatu yang pertama kali kami lakukan di dalam hidup ini. Kami, siswa-siswi SMP kelas 7 menerima kesempatan untuk mempraktikkan apa saja yang telah kami pelajari.

Seluruh siswa-siswi mengunjungi Taman Wisata Angke Kapuk pada 27 Februari 2015. Kami memperoleh pengalaman dan pengetahuan tentang hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah kami  ketahui.

Terbagi ke dalam lima kelompok yang terdiri dari 20 siswa masing-masing, kami belajar tentang banyak ikan, reptil, burung, dan hewan-hewan tak bertulang belakang, hingga tanaman bakau juga.

Pengetahuan kami naik ke tingkat yang baru. Kami pun melakukan sejumlah eksperimen serta berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalam pemikiran kami masing-masing.

Banyak kegiatan praktis yang kami lakukan melalui studi lapangan ini. Juga, kami mendapat kesempatan menerapkan pelajaran-pelajaran di kelas seperti matematika, fisika, biologi maupun kimia melalui praktik nyata selama kunjungan ini. Ternyata semua pelajaran itu saling terhubung, serta kegiatan-kegiatan yang kami lakukan ini tentu takkan berhasil tanpa dukungan alam sendiri yang indah serta luar biasa mempesona.

Semua hal di alam yang kami lihat pun berpadu menjadi satu lokasi yang indah. Burung yang berciut, angin sepoi-sepoi seolah saling bersahutan sehingga membuat suasana yang tenang, melegakan. Ditambah air yang hening serta pepohonan yang ada makin mendukung atmosfer menenangkan itu.

Kami semua belajar di lokasi yang indah ini dan menemukan banyak hal baru. Itu pun takkan terjadi pula apabila kami duduk diam di kelas hanya dengan asupan teori-teori. Beruntung kami dapat menyaksikan keajaiban alam yang semoga pun bakal tetap ada hingga tahun-tahun mendatang.

Dengan mengamati keajaiban alam yang ada membuat pengetahuan kami pun makin dalam sebab banyak sekali informasi yang kami peroleh melalui studi lapangan ini. Hal-hal baru yang mungkin bahkan mungkin beberapa kami tidak percaya. Hal-hal yang beberapa kali kami ragukan saat para fasilitator kami menjelaskan, ternyata mereka benar adanya.

Sayangnya, karena waktu yang terbatas, kami pun terpaksa berhenti mencari hal-hal yang lain lagi. Namun, puji Tuhan, wawasan kami telah bertambah melalui semua ini. Waktu yang terbatas itu pun sebenarnya dapat membuka jalan bagi kemungkinan-kemungkinan, hipotesis, maupun pengalaman serta pertanyaan-pertanyaan yang lain.

Hasil-hasil yang luar biasa menariknya melalui pengalaman yang kami peroleh ini beserta poin-poin yang masih belum terselesaikan akan menjadi bahan pertanyaan, argumen, ataupun saran untuk penelitian berikutnya. Misalnya, hal-hal menarik yang kami ketahui tentang pohon-pohon bakau yang tentu jarang terlihat di sekitar Jakarta.

Sungguh luar biasa pengalaman studi lapangan ini. Wawasan dan pengetahuan kami berkembang. Oh ya, di Taman Wisata Angke Kapuk, kami juga belajar tentang hewan-hewan nokturnal atau yang aktif saat hari malam. Ketika mempelajari hewan nokturnal air, beberapa ikan ada yang seolah berjemur, sedangkan yang lain seperti sedang molor.

Nah, karena tak banyak hewan dalam air yang ditemukan, kami tak bisa memperoleh informasi penting yang kami perlukan tentang jumlah populasi konkretnya. Kami bertanya-tanya kapan waktu yang baik untuk mengamati hewan-hewan air itu? Bagaimana caranya supaya hewan-hewan itu tidak menghindar saat kami mendekat?

photo2Pertanyaan-pertanyaan itu membuka pemahaman baru yang berguna untuk penelitian nanti, yaitu saat yang baik untuk mengamati hewan-hewan tadi adalah waktu malam karena mereka nokturnal dan beraktivitas kala hari telah gelap. Juga, suara mesin kapal mesti tidak nyala terlalu kencang sebab dapat membuat mereka takut.

Bagi kami, ini benar-benar pengalaman yang tak dapat terlupakan.

Ketika hari kian senja, kami merasa amat lelah, tapi kerja keras kami terbayar sudah.

Berada di alam menjadi cara yang asyik bagi kami untuk menambah pengetahuan. Banyak hal aneh tapi nyata. Rasa ingin tahu kami pun bertambah seiring pengetahuan yang menambah meski masih ada beberapa yang belum jelas dan membuat kami bertanya-tanya.

Kami bersyukur karena dapat pergi ke Taman Wisata Angke Kapuk dan memiliki pandangan baru bahwa betapa indah serta ajaibnya alam raya di bumi ini. Betapa lebih ajaib dan luar biasanya Tuhan, Sang Pencipta!

—oleh Anthony, Amanda, dan Marlyn (kelas 7.3)

Comments are closed.