IPEKA INTEGRATED Christian School » Tips Orang Tua » “Bagaimana Cara Mempersiapkan Anak-anak untuk Liburan?”

“Bagaimana Cara Mempersiapkan Anak-anak untuk Liburan?”

Pada saat musim liburan diisi dengan kegiatan yang menyenangkan , acara serta tradisi; liburan juga dapat menjadi sebuah momen yang sibuk dan stres. Sebuah perjalanan, berbelanja, music yang keras, lampu yang terang, makanan asing, dan jadwal yang sibuk dapat menjungkir-balikkan rutinitas sehari-hari! Gangguan-gangguan terhadap rutinitas ini dapat berpengaruh pada anak yang sangat bergantung akan rutinitas dan prediktibilitas untuk beraktifitas seperti biasa. Berikut beberapa tips yang dapat membantu memastikan liburan menjadi saat yang menyenangkan bagi Anda dan anak Anda.

  • Persiapkan anak anda pada perubahan.

Cari kesempatan untuk menginformasikan pada anak Anda tentang perubahan jadwal dan lingkungan. Lihatlah foto dari liburan sebelumnya dan bicarakan tentang apa yang terjadi selama liburan tersebut. Juga bicarakan tentang acara liburan tahun ini dan apa perilaku yang diharapkan saat liburan tersebut. Diskusikan perjalanan mendatang selama beberapa hari sebelum tanggal keberangkatan. Biarkan anak Anda tahu kapan Anda akan bepergian, ke mana Anda akan pergi, dan apa yang akan Anda lakukan di tempat tersebut. Ulangi lagi percakapan ini beberapa kali sebelum bepergian.

  • Libatkan anak anda pada persiapan liburan untuk mengurangi kejutan.

Jika Anda akan untuk menghias rumah atau memanggang kue, libatkanlah anak Anda dan buatlah kegiatan itu menyenangkan! Perubahan dapat menjadi sebuah hal yang menjengkelkan bagi anak Anda ketika mereka pulang dari sekolah dan menemukan rumah tampak sangat berbeda dengan barang-barang yang asing dan hal-hal tidak biasa pada tempatnya. Keluarkanlah dekorasi secara bertahap yang memungkinkan bagi anak Anda untuk bereksplorasi sehingga mereka memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan.

  • Atur dan rencanakan kegiatan libur anda.

Liburan yang sibuk dapat membuat orang dewasa dan anak-anak kelelahan dan stres. Bila memungkinkan, seimbangkanlah antara aktivitas yang membutuhkan lebuh banyak energi dengan yang tenang dan santai. Cobalah untuk mengatur kegiatan secara lebih merata selama musim liburan.
Konsistensi dan familiaritas dapat membantu membangun kemampuan anak dalam mengatasi hal yang asing. Sebisa mungkin, jagalah waktu tidur dan rutinitas lainnya. Carilah waktu untuk bersantai, bercerita, bernyanyi, berpelukan serta makan bersama. Cobalah untuk mencari waktu setiap harinya di mana Anda dapat memberikan anak Anda dengan kegiatan yang dia senangi ataupun yang membuatnya santai.

  •  Berikan arah yang jelas.

Berikan anak Anda arahan yang positif dengan menggunakan kata-kata yang positif juga. Nyatakan apa yang Anda harapkan dari anak Anda untuk dilakukan secara jelas dan singkat dan bukan apa yang tidak boleh dilakukan. Dorong anak Anda dengan cara yang memungkinkan dia tahu bahwa dia menunjukkan perilaku yang diinginkan.
Biarkan anak Anda tahu kapan dia bersikap kooperatif dengan memuji dia khususnya pada apa yang dia lakukan. Sebagai contoh, Anda mungkin dapat memberikan anak Anda high five untuk duduk diam di mobil atau Anda juga mungkin dapat berkata, “Terima kasih untuk berpegangan tangan terus saat kita menyeberangi jalan.

  •   Bawalah kegiatan untuk menyukseskan liburan.

Saat rencana liburan Anda termasuk tempat dan waktu jauh dari rumah bawalah barang-barang, aktivitas dan makanan kesukaan Anda. Masukkan dan bawa dalam tas buku-buku, mainan, dan games favorit. Kegiatan paket tas yang mencakup buku-buku favorit, mainan, dan games. Jika memungkinkan, berikan kesempatan pada anak Anda membantu mengepak tas sehingga ia dapat memilih beberapa barang yang ingin dibawanya. Anda dapat berkata, “Brianna, apakah kamu ingin membawa Mickey Mouse atau selimut favoritmu dalam?” Hal ini bisa memberinya perasaan untuk mengontrol dan mendukung tumbuh kembangnya rasa percaya diri dan rasa kompetensi.
Bagi banyak keluarga liburan adalah saatnya berpesta dan menikmati berbagai macam makanan enak. Jadi, perhatikanlah perubahan diet tersebut dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi anak Anda. Coklat, kafein, gula, dan produk-produk dari susu dapat berdampak pada pencernaan dan perilaku anak Anda. Jika anak Anda mengikuti diet makanan tertentu, pastikan untuk membawa barang-barang yang mungkin tidak tersedia di mana Anda akan pergi. Kemas serta bawalah makanan dan minuman bergizi untuk mengimbangi makanan manis selama liburan.

  • Perencanaan sebelum liburan.

Buatlah diri Anda familiar dengan rute perjalanan yang akan dijalani beserta dengan taman dan tempat istirahat di sepanjang jalan. Dengan mengetahui informasi tersebut anak-anak Anda mempunyai kesempatan untuk berlari, melompat, bermain dengan bola, meniup bubble, dan merenggangkan otot. Banyak restoran dan bandara sekarang juga menyediakan tempat bermain bagi anak-anak. Perlu diingat, ambillah istirahat selama sepuluh menit setiap beraktivitas selama dua jam.
Buatlah sebuah buku kecil berisikan foto-foto dari bandara dan pesawat atau dari bus, mobil ataupun kereta api. Kemudian pada saat Anda membaca sebuah buku dengan anak Anda, biarkan dia tahu apa yang akan terjadi dan bagaimana Anda mengharapkan dia untuk berperilaku ketika mereka berada disekitar dan di dalam kendaraan tersebut. Bacakanlah untuk anak Anda beberapa kali sebelum perjalanan. Pastikan untuk membawa buku kecil itu selama bepergian sebagai pengingat. Ketika anak-anak memahami apa yang akan terjadi, mereka dapat meningkatkan kerjasama dan mengurangi perilaku yang tidak kita inginkan.

  •  Pergilah berlibur ke tempat di mana seluruh anggota keluarga dapat menikmati. 

Jika Anda merencanakan perjalanan ke tempat yang anak-anak Anda tidak suka, mereka akan menderita sepanjang waktu. Oleh karena itu, buatlah sebuah tujuan liburan di mana anak-anak Anda akan benar-benar menikmati. Bersantai di pantai sepanjang hari mungkin sesuatu yang anak-anak sukai tapi Taman Hiburan mungkin merupakan tempat yang disukai. Jadi cobalah untuk menemukan tujuan liburan yang akan memuaskan untuk seluruh keluarga. Dengan demikian, semua orang akan menantikan saatnya liburan dan akan menikmati saat-saat bepergian.

 

Dengan beberapa tips di atas, Anda bisa mendapatkan anak-anak Anda menantikan liburan bersama mereka ke tempat jauh. Doronglah mereka untuk berpartisipasi dalam proses perencanaan sehingga mereka merasa liburan tersebut juga merupakan kesempatan mereka untuk membuat kenangan yang indah dan bukan hanya waktu bagi Anda untuk menjauh dari kejenuhan aktivitas sehari-hari.

Sumber:

-       Buschbacher, P. (2015). Holiday strategies for success, [Online] Available: https://www.chalengingbehavior.org

 

 

Comments are closed.