IPEKA INTEGRATED Christian School » Uncategorized » IICS Kunjungi Lentera Anak Pelangi

IICS Kunjungi Lentera Anak Pelangi

panti asuhanPada 2013 yang lalu, kami mulai bergabung dengan sebuah organisasi bernama Lentera Anak Pelangi (LAP) yang bekerja sama dengan Universitas Atma Jaya. Organisasi ini menolong orang-orang, terutama anak-anak yang menyandang AIDS (HIV).

Awalnya, kami memulai kegiatan ini berkat permintaan dari para orangtua. Kemudian, seiring waktu bergulir, kami akhirnya pun mulai menikmati kegiatan ini bersama dengan anak-anak yang ada di sana dan bermain dengan mereka setiap bulannya.

Pada awalnya, cukup kami merasa takut bertemu langsung dengan orang-orang yang menyandang HIV karena mendengar pandangan-pandangan bahwa virus HIV akan mudah menular melalui kontak kulit.

Akan tetapi, kami akhirnya mengetahui bahwa pendapat atau pandangan itu salah. Jadi, kami pun mengubah pola pikir kami tentang apa itu sesungguhnya HIV dan apa yang merupakan pandangan stereotip (prasangka yang subjektif dan tidak tepat).

Ketika orang-orang mendengar bahwa kami akan berinteraksi dengan anak-anak yang menyandang HIV, mereka secara langsung mengira bahwa kami akan tertular oleh penyakit itu. Tak mudah memang untuk menjelaskan tentang HIV kepada orang-orang seperti itu bahwa HIV tidaklah menular begitu saja sebagaimana yang dianggap oleh sebagian besar orang.

Akhirnya, kami menyempatkan diri untuk menyebarkan informasi kepada orang-orang yang tak mengetahui petunjuk sedikit pun tentang penyakit ini, walau sebenarnya kami awalnya tak berencana untuk melakukannya.

Kegiatan ini telah menjadi pengalaman berharga karena kami dapat menjadi bagian dari kehidupan anak-anak maupun orang dewasa yang menyandang HIV.

Kami pun menyadari bahwa banyak manusia di kehidupan ini yang mungkin tak seberuntung dengan diri kita, yang pun pada akhirnya membuat kita belajar untuk lebih lagi menghargai apa yang kita miliki.

Di atas segalanya, orang-orang yang menyadang HIV sebenarnya tidaklah memiliki kuasa untuk menanggulangi penyakit mematikan itu.

Comments are closed.